Monday, November 5, 2018

SEMANGAT PERSATUAN

M E R D E K A ! ! !

Menanamkan jiwa Nasionalisme adalah sebagai bentuk rasa cinta tanah air, bangsa dan negara serta ikut andil dalam perdamaian. PANJANG UMUR PERJUANGAN !!!

Pada era pra kemerdekaan para pejuang dulu dihadapkan dengan berbagai permasalahan, yakni permasalahan utama adalah kolonialisme yang merajalela. Mari kita melihat analisis historis menurut dalam risalah Mantjapai Indonesia Merdeka, Soekarno mengatakan:
............Masyarakat Indonesia pada waktu itu adalah suatu masyarakat “in transformatie”, yakni suatu masyarakat yang sedang asyik “berganti bulu”. Dimana pertempuran antara feodalisme kuno dan feodalisme baru, yang pada lahir misalnya berupa pertempuran antara Demak dan Majapahit, atau Banten dan Pajajaran dan kerajaan lain (Hindu dan Islam).
Pertempuran itu seolah membikin badan masyarakat menjadi “demam” dan menjadi “kurang tenaga”. Suatu masyarakat Indonesia sakit yang kedatangan utusan-utusannya masyarakat yang gagah perkasa sehingga masyarakat yang sakit tersebut tidaklah lagi berkesempatan menjadi sembuh. Masyarakat yang sakit itu, malahan makin lama makin sakit……
Artinya, dari sini dapat dilihat bahwasanya tidak ada persatuan dan kesatuan diakibatkan pergantian bulu (pertempuran) dan demi kepentingan masing-masing kelompok.

Berbagai cara yang sudah dilakukan untuk melawan kaum penjajah tetapi Indonesia masih tetap tidak merdeka. Seiring dengan berjalannya waktu, musim berganti musim, tahun berganti tahun dan hari berganti hari para pemuda Indonesia pun sadar dan bangkit dengan semangat baru yaitu semangat Persatuan (pemersatu). Mengapa kita harus bersatu ?

Ada pepatah mengatakan: “satu batang lidi mudah dipatahkan tapi banyak batang lidi disatukan jadi satu akan sulit dipatahkan dan bahkan tidak bisa dipatahkan”. Artinya, jika kita hanya berjalan masing-masing (pecah), kita akan sangat mudah dilawan tapi apabila kita bersatu maka akan sulit dilawan dan bisa mendapatkan kemerdekaan seperti sekarang ini.

Pada pengikraran Hari Sumpah Pemuda adalah sebagai tonggak kemerdekaan. Semangat persatuan yang di ikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil Kongres Pemuda II. Pemuda saat itu tersadarkan bahwa pentingnya persatuan karena pada dasarnya sadar sama-sama dijajah dan memiliki nasib yang sama. Oleh karena itu, diikrarkan Sumpah Pemuda sebagai tonggak utama perjuangan dengan hasil SATU TANAH AIR, SATU BANGSA DAN SATU BAHASA.

Dengan semangat juang dan semangat persatuan akhirnya, kemerdekaan pun dapat diraih dari tangan penjajah meskipun di daerah lain masih ada bangsa kolonial namun setelah beberapa tahun bangsa penjajah pun secara keseluruhan diusir dari Indonesia.
Indonesia merdeka saat itu hanyalah suatu penghantaran bangsa kedepan pintu gerbang kemerdekaan. Negeri merdeka tapi rakyatnya belum tentu merdeka. Pada saat ini Indonesia disuguhkan dengan masalah yang hendak memecah belahkan bangsa terutama yang lebih rawan dengan issu agama dan yang mengatasnamakan agama. Agama tidak tahu apa-apa sehingga yang disalahkan agama padahal ada oknum yang membawakan agama untuk kepentingan kelompok dan masyarakat pun ikut-ikutan dalam misi dari oknum tersebut. Sehingga akan melahirkan provokasi (kontra) dan perpecahan antar umat beragama.
Penulis mengajak pembaca agar sama-sama kita menyadarkan sesama bangsa, tetap jaga keeratan persatuan bangsa. Sebaliknya, ketika kita pecah maka ada oknum yang mengambil keuntungan dan besarnya bangsa asing. Mari kita bersatu karena kekuatan terbesar adalah persatuan dan kesatuan (gotong royong) membangun bangsa dan Negara Indonesia.
Mengkritik pemerintah adalah bentuk gotong royong dan bentuk kontrol serta bentuk penyadaran terhadap pemerintah untuk kepentingan bersama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang Bhinneka Tunggal Ika. Indonesia merdeka tidak hanya didapatkan hanya satu golongan saja melainkan semua golongan yang ikut dalam memerdekakannya.

Bung Karno telah menggali PANCASILA di dalam diri bangsa Indonesia yang mana sudah tertanam  pada karakter bangsa sejak dulu. Karakter Bangsa Indonesia adalah terdapat pada EKA SILA yaitu GOTONG ROYONG.

Dari Sabang hingga Meraoke BERSATULAH !!!

BERGOTONG ROYONGLAH dengan semangat muda !!!
Karena semangat muda tidak hanya untuk orang yang berusia muda TAPI  juga untuk orang yang memiliki semangat berapi-api memperjuangkan bangsanya dengan tekad MERDEKA !!!

Oleh karena itu, mari kita warisi Apinya sejarah jangan warisi abunya sejarah.
Dengan apa kita isi KEMERDEKAAN ini ?

MERDEKALAH INDONESIA KU !!!

TUGAS BUAT APA SIH ?

Lelahmu hari ini adalah bagian dari rintisan masa depanmu !!! Hari demi hari, waktu demi waktu dan matahari berganti bulan. Seiring...