Lelahmu hari ini adalah bagian dari rintisan masa depanmu !!!
Hari demi hari, waktu demi waktu dan matahari berganti bulan.
Seiring berjalan waktu dan pergantian hari sudah dilewati, telah tiba saatnya jarak antara anak dan orang tua mulai menjauh dan itu semua disebabkan oleh pentingnya PENDIDIKAN. Orang tua menginginkan anaknya bisa mengenyam pendidikan yang lebih tinggi dan punya daya saing serta cerahnya nasib masa depan si buah hati. Sehingga orang tua merelakan anaknya pergi dari rumah untuk sementara waktu walaupun hati berat menerima kenyataan.
Anak yang begitu malang, merantau melangkahkan kaki ke tempat orang lain tanpa ia kenal satu orang pun. Setelah masuk ke perguruan tinggi dan mengenyam pendidikan tinggi sehingga anak tersebut di beri gelar MAHASISWA.
Haripun terus berganti dan tiba waktunya mahasiswa di tempa cobaan. Salahsatu cobaan yang menimpa mahasiswa adalah TUGAS. Biasanya tugas diberikan pada saat dekat UTS dan UAS, apalagi banyak bolong dalam pertemuan, hhhhmmm ada sebagian dosen yang memberikan tugas, ada juga menambahkan jadwal pertemuan 1 minggu bisa 2 atau 3 kali masuk dan bahkan hari libur seperti hari sabtu pun ada aja yang masuk kuliah dan yang anehnya jikalau ada bolong pertemuan maka absen disuruh "paraf".
Baiklah sobat kita lihat dulu nih fungsi tugas & kuis dalam Perkuliahan
- Sebagai bahan evaluasi penguasaan mahasiswa terhadap materi yang disampaikan oleh dosen.
- Sebagai indikator bagi mahasiswa tentang penguasaan materi kuliah.
- Sebagai bahan monev kegiatan PBM.
- Mengetahui distribusi penguasaan materi kuliah dalam suatu kelas.
- Mendorong mahasiswa untuk belajar secara terencana dan memperdalam materi.
- Mendorong mahasiswa untuk belajar bersama dan berdiskusi dalam tugas kelompok dan mandiri.
- Membantu mahasiswa untuk menguasai materi perkuliahan.
Fungsi dari tugas kuliah yang dikemukakan di atas sangat baik. Namun, tujuan dari tugas dikatakan baik apabila dengan sistem yang baik pula akan tetapi tujuan dari tugas dikatakan buruk apabila dengan sistem yang buruk.
Bingung nih,,?
Gimana ceritanya ada baik dan buruk tergantung pada sistemnya.

Baiklah, penulis akan jelaskan.
1. Sistem yang baik
Berdasarkan fungsi di atas, itu semua sangatlah baik maka singkronkanlah dengan sistem yang baik pula. Semisalkan, fungsi tugas pada point ke 7 yaitu menghendaki mahasiswa menguasai materi. Cara kerja atau sistem nya yang baik menurut penulis adalah:
a). Dosen mempertimbangkan waktu pengerjaan tugas yang diberikan kepada mahasiswa.
Penulis memberikan opsi bahwa mahasiswa diberi waktu 1 minggu pengerjaan tugas. Alasan yang mendasar adalah mahasiswa tidak hanya mengikuti satu mata kuliah saja akan tetapi banyak mata kuliah lainnya yang menjadi beban yang harus dipertanggungjawabkan dan ditambah lagi dengan tugas-tugas dari mata kuliah lainnya. Yeah setelah itu tergantung dari mahasiswa bagaimana memanage waktu dalam satu minggu.
b). Dosen selalu hadir dalam tiap pertemuan.
Dalam penguasaan materi sangatlah penting bagi mahasiswa memahami penjelasan-penjelasan dari seorang dosen dari tiap-tiap materi dan pertemuan. Pemahaman itu sangat menunjang mahasiswa menguasai materi selain dari tugas dan apabila dosen tersebut ada bolong dalam pertemuan maka ditakutkan selalu memberikan tugas kepada mahasiswa, akhirnya membuat kebingungan dan pemahaman mahasiswa tidak terlalu mendalam. kehadiran seorang dosen sangat diharapkan guna menyatukan pemahaman dan pemikiran serta pendalaman materi.
c). Menjelaskan materi dengan dua arah.
Pembaca pasti sebagian orang ada yang kebingungan maksud dari dua arah tersebut. Jadi, maksudnya adalah didalam ruangan dosen tidak hanya berbicara sendiri sampai habis waktu pertemuan melainkan mahasiswa pun di ajak berbicara/berdiskusi terkait materi yang disampaikan sehingga dalam pemberian tugas mahasiswa akan lebih mudah memahami dan penguasaan materi.
d). Memberikan tugas sesuai dengan tingkatan S1.
Dalam pemberian tugas mahasiswa dituntut untuk bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada. Tugas-tugas tersebut memang pada tingkatan S1 karena pada proses pemahaman dasar Perguruan Tinggi terdapat pada S1 akan sangat lucu apabila mahasiswa S1 di kasih tugas tingkatan S2 atau S3 semisal mahasiswa disuruh untuk menganalisis kelemahan dan kelebihan Skripsi orang atau Jurnal orang lain sedangkan mahasiswa masih belum lulusan S1 dan bahkan belum Karya Tulis Ilmiah (Skripsi dan Jurnal). Penulis menganggap hal ini sangat lucu sobat. Jadi, dalam pemberian tugas harus sesuai dengan tingkatan staratanya.
2. Sistem yang buruk
Pada sistem yang buruk kali ini adalah:
a). Pemberian tugas dengan waktu yang singkat
Penulis melihat bahwa sebagian mahasiswa terkesan dadakan dalam mengerjakan tugas, setelah ditanya ternyata tugas tersebut baru dikasih hari ini dan besok dikumpulkan. Jika berkaca dari fungsi diatas mahasiswa tidak mendapatkan ilmunya dan tidak menguasai materi. Mahasiswa hanya dapat tekanan dan mengerjakan dengan asal-asalan. Tidak di pungkiri juga sebagian mahasiswa tidak dapat memanage waktu sehingga tugas terbengkalai dan asal-asalan. Akhirnya, tugas itu tidak untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa melainkan hanya untuk memenuhi syarat mendapatkan nilai saja. Singkatnya waktu mengerjakan dan belum lagi tertumpuknya tugas mata kuliah lainnya yang diselesaikan pada saat itu juga.
b). Dosen sering tidak hadir pada pertemuan kuliah
Sobat sering menemukan kejadian ini ? Hhmmm penulis sering menemukan kejadian ini sobat, dosennya jarang masuk dan ketika tidak masuk selalu memberikan tugas. Hal ini mandiri sih mandiri akan tetapi mahasiswa selalu kebingungan dan belum memahami kejelasan materi yang akan di bawa karena tidak ada penjelasan dan pemahaman lebih dalam. Bisa saja yang mahasiswa pahami berbeda dengan pemahaman dosen. Untuk menghindari kekeliruan tersebut maka perlu adanya dosen.
c). Masuk kuliah tidak pada jadwalnya
Pada jam kuliah biasanya ada info dari komti bahwa "hari ini tidak jadi masuk kuliah dan pindah pada hari lain". Kejadian-kejadian seperti ini sering terjadi yang sebagian dosen memindahkan waktu kuliah pada jam atau hari lain sehingga sering terjadi tumpang tindih jadwal dan membuat kebingungan bahkan hari sabtu yang katanya liburpun tetap ada jadwal kuliah karena menggantikan kekosongan/pergantian jadwal tersebut.
Kejadian-kejadian tersebut kerap terjadi ditemukan diperkuliahan dengan tugas yang bervariasi yang menghendaki meningkatnya kapasitas mahasiswa dalam menguasai materi. Katanya...
Meningkat atau tidaknya kapasitas mahasiswa tergantung dari bagaimana sistem pemberian tugas dan materi tersebut. Terkadang setiap orang memiliki caranya masing-masing. Namun, juga perlu adanya evaluasi dari setiap pembelajaran dan juga dari sistem yang kita pakai.
Tujuan penulis mengangkat isu ini agar semua elemen bisa mengevaluasi diri masing-masing dan cara yang tepat untuk dijadikan bahan pegangan.
Semoga yang dikehendaki orang tua kepada anaknya bisa terwujud kan dan sebagai anak bisa belajar dengan baik. Kita dirantaukan ke tempat orang lain bukan untuk sensasi akan tetapi menimba ilmu. Amiin...
Sumber foto: http://m.tribunnews.com/regional/2013/03/08/komedian-jogja-rayakan-kelulusan-pakai-mobil-damkar
Jikalau sobat ada kejadian lain selain di atas bisa sobat isi dikolom komentar dan juga opsi yang cocok diterapkan.
Terima kasih.
Salam penyadaran.
Salam Gotong Royong.
Salam NKRI.
Salam Bhinneka Tunggal Ika.
M E R D E K A !!!



Ttp kobarkan semangat api dalam dunia menulis bung💪
ReplyDeleteSiap bung
DeleteSiap bung
DeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDelete